Tuesday, May 21, 2013

Jadi Kura-kura Yuk!

Tahu ngga kalo ada 3 tipe mahasiswa. Kupu-kupu, kunang-kunang, kura-kura. Waduh, apa artinya tuh?
Kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) adalah tipe mahasiswa yang sukanya pulang sehabis kuliah, karena ngga ada kesibukan. Mahasiswa tipe ini seringkali merasa bahwa kuliah itu tidak boleh diganggu gugat sehingga ia hanya fokus pada kuliah saja.
 
Kunang-kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring) adalah tipe mahasiswa yang selesai kuliah sukanya nangkring/nongkrong bersama teman-teman. Sebenarnya hal ini cukup positif, agar bisa bergaul dan bersosialisasi. Namun jika terlalu sering dilakukan, jadinya bisa jadi tidak bermanfaat. 
 
Kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat) adalah tipe mahasiswa yang aktif dan suka ikut organisasi atau kepanitiaan, sehingga sehabis kuliah langsung rapat. Semakin banyak kegiatan yang diikuti, semakin banyak rapat yang harus dihadiri.
 
Tipe mahasiswa yang manakah kamu ? Kupu-kupu, kunang-kunang, atau kura-kura?
Kalau kamu tipe kupu-kupu dan kunang-kunang, saya sarankan kamu untuk mulai belajar untuk jadi kura-kura! Kenapa begitu?
 
Dengan aktif di organisasi dan kepanitiaan, kamu akan mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran yang bermanfaat. Kamu akan mengenal banyak orang, memahami berbagai tipe orang, belajar bagaimana caranya bekerja bersama rekan-rekan satu tim, cara mengatasi masalah, melatih diri bertanggung jawab, melatih kepercayaan diri berkomunikasi dan kepemimpinan.  Pengalaman tersebut yang akan sangat berguna saat kamu memulai bekerja atau mengabdi di masyarakat. 
 
Memang bagi yang tidak terbiasa, hal itu akan terasa berat. Repot sana-sini, mengikuti rapat ini itu, bahkan harus mengorbankan waktu senggang demi acara atau organisasi. Tapi percaya deh sama saya, hal itu bakal benar-benar worthed! Kamu akan punya segudang pengalaman yang sangat berguna dan patut untuk dikenang. 
 
Masih ada lagi manfaat lainnya. Di era seperti saat ini yang kompetisinya semakin tinggi, semakin banyak fresh graduate yang berjuang keras mendapatkan pekerjaan impian. Lalu apa yang membedakan kamu dengan para pesaing lainnya? Tentu saja pengalaman berorganisasi! Lulusan yang memiliki pengalaman berorganisasi dan nilai akademik yang baik akan lebih dihargai dibandingkan lulusan yang nilai akademiknya saja yang tinggi namun pengalamannya NOL besar.
 
Masih tidak percaya?
 
Tahun lalu, saya pernah mengikuti seleksi beasiswa dari sebuah perusahaan multinasional yang berlokasi di kawasan Sunter, Jakarta. Lalu kepala departemen HR di perusahaan tersebut sharing pengalaman beliau menghadapi para fresh graduates yang apply pekerjaan di perusahaan tersebut. Pernah ada seorang fresh grad yang nilainya nyaris sempurna (IPK hampir mendekati 4.00) namun tidak bisa mengkomunikasikan ide dengan baik.  Fresh grad ini tidak memiliki pengalaman berorganisasi. Ada pula seorang fresh grad lain, yang nilai akademiknya standar saja (IPK sekitaran 3.00) namun memiliki banyak pengalaman organisasi, sehingga ia bisa mengkomunikasikan ide dengan baik, dan terlihat leadership skill nya. Fresh grad mana yang dipilih? Tentu saja yang kedua!
 
Terkadang, bagi perusahaan, yang terpenting bukanlah seberapa bagus nilai akademik kita, namun soft skill yang kita miliki. Karena seringkali, ilmu yang kita dapatkan dari kelas di perkuliahan, tidak sepenuhnya 100% digunakan  di dunia nyata. Ngga hanya berlaku untuk kamu yang ingin memiliki karir dengan bekerja di perusahaan saja, namun pengalaman juga penting untuk kamu yang ingin jadi pengusaha! Dengan pengalaman organisasi, tentu kamu akan memiliki leadership dan management skill yang sangat bermanfaat dalam bisnis. Seorang bos tentu harus lebih pintar dibanding pegawainya dong? Jangan sampai kamu kalah pengalaman!
 
Mumpung masih muda, asahlah leadership skill dan soft skill lainnya dengan bergabung di organisasi dan kepanitiaan! Galilah pengalaman sebanyak-banyaknya dan jadilah individu yang kaya ilmu. 
 
Jadi ‘kura-kura’ yuk!
 
 
 
Warmest Regards,
 
Sarah Fadillah Rahmadiani
YOT CA President University

Tuesday, May 14, 2013

Kisah inspiratif

20 tahun lebih menjadi guru di sebuah SMP /SMA di Jakarta, menjadi penggerak niat mengubah cerita keseharian hidup dari seorang pegawai menjadi seorang wirausaha. Bukan tidak puas atas apa yang sudah aku peroleh selama ini tetapi lebih untuk mengasah kemampuan lain selain kemampuan edukatif yang selama ini aku jalani selama ini. Selanjutnya minat menjadi wirausaha ingin mencari kegiatan baru persiapan masa tua karena tidak mungkin seumur hidup menjadi seorang guru.
Kebiasaan pagi berangkat mengajar mendengarkan siaran radio motivasi power of life yang disiarkan dari Sindo Radio (d/h Trijaya FM) termotivasi diri untuk lebih mengubah cara berpikir dari seorang pegawai menjadi seorang wirausaha. Dari sekian pembicara Bang Jay Teroris merupakan salah seorang inspirator kuat dalam diri untuk melakukan usaha, bukan bertanya berusaha apa?. Teror dari Bang Jay membawa saya  ke dalam sebuah kegiatan Sekolah Monyet, yang produk  pembelajarannya akan saya uraikan dibawah ini sebagai pelajaran pertama (Lesson One).
Wirausaha bukan merupakan kegiatan pertama kali aku lakukan namun wirausaha dengan serius mendapatkan bimbingan langsung dari orang yang berpengalaman adalah hal yang pertama.
Wirausaha pertama setelah pelajaran Sekolah Monyet adalah wirausaha budidaya ikan lele sangkuriang untuk konsumsi. Kenapa Ikan lele? Karena hampir setiap jalan di Jakarta, pada malam hari banyak ditemui pedagang pecel  lele , pikiran ku pasti potensinya sangat besar kalau aku budidaya lele.
Untuk memulai budidaya ikan lele ternyata gak gampang walaupun aku memiliki latar belakang pendidikan yang dekat dengan dunia mahluk hidup, maka aku berusaha mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan lele, ternyata dunia ini sempit waktu mencari pelatihan lele ketemu dengan bapak Supardi Lee  yang juga seorang motivator di Sindo Radio.
Dari hasil pelatihan langsung yang diperoleh tanpa banyak istirahat dan beprinsip langsung usaha, aku buat kolam percobaan dari wadah air bekas dan langsung memesan benih 1000 ekor, banyak orang bilang nekat 1000 ekor itu kalau berhasil menjadi 100 kg lebih ikan lele konsumsi. Udah kebayang berapa keuntungan yang diperoleh saat berkhayal  itu ( 100 kg x Rp 13.000) wah …….
Saking semangatnya tiap pagi, siang dan sore kolam aku sambangi untuk melihat perkembangannya, pemberian pakan juga diperhatikan. Tapi ternyata bekerja dengan mahluk hidup tidak sama dengan bekerja dengan benda mati…..Masa sulit pun datang, 3 minggu usia bibit ternyata air kolam rusak dan berakibat bibit yang berjumlah ribuan ekor tidak tahan dan tiap hari aku memungut benih lele. Satu persatu lele mungil aku hitung dan hasilnya 75% benih ku mati karena kerusakan air kolam, bagaimana mau untung kalau benih mati sebanyak itu.Kegagalan bukan menjadi halangan untuk maju kata banyak orang…..Kata orang juga kegagalan dapat merubah nasib orang…….Nasib oh nasib. Kegagalan pertama dalam benih seribu memacu untuk membuat pembenihan berikutnya aku buat kolam yang 3 kali lebih besar dengan benih yang 2 kali lebih banyak wueeeh seru deh kalau gagal………..Persiapan kolam dimulai 10 hari pertama mengkompos kolam yang besarnya 30 meter persegi alhamdulilah berhasil dalam 10 hari kolam telah matang untuk ditebar benih. Langkah berikut pesan benih 2000 ekor langsung ditebar dan tinggal tunggu reaksinya ……. Sehari ditunggu benih aman melewati masa stressnya di lingkungan barunya , hari kedua mulai mau makan jentik di kolam , hari kelima mulai deh pada gak doyan makan pelet yang dikasih gak disentuh ternyata makanan yang dikasih itu ukurannya kebesaran lah jelas aja mulutnya kan gak muat. Ganti lagi pakan nya pergi lagi cari pakan yang cocok. Hari ke 7 alhamdulilah benih mulai semangat hidup makan banyak mudah-mudahan begitu seterusnya sampai masa panen ( 3 -  4 bulan).Mendekati masa panen semakin penasaran berapa target yang dapat dicapai kalau hitungan diatas kertas mencapai sekitar 200 kg tetapi sadar bekerja dengan mahluk hidup tidak seperti berhitung dengan Matematika yang hitungannya pasti.Ternyata benar hasil panen yang dicapai belum mancapai hitungan target dari 2000 benih baru mencapai 150 kg daging konsumsi artinya baru mencapai 75% dari rencana produksi, ternyata langkah kedua telah membalikan keadaan, dan kegagalan telah merubah kenyataan dari 75% benih gagal menjadi 75% benih mencapai target. Untung donk? Ternyata belum ! masih akan dilanjut dengan pelajaran-pelajaran berikutnya, kegagalan-kegagalan berikutnya sampai mendapat kebenaran yang sesungguhnya.Wasalam

Friday, May 10, 2013

Mulai Bisnis Dari Bangku Kuliah



Siapa bilang memulai usaha sambil kuliah itu merepotkan? Sampai hari ini masih banyak orang yang berpikiran bahwa merintis sebuah usaha di bangku perkuliahan hanya akan mengganggu konsentrasi belajar mahasiswa. Pola pikir seperti ini tentunya kurang tepat, sehingga tidak ada salahnya bila dari sekarang kita mulai memperbaiki mindset para mahasiswa.

Selama ini para mahasiswa lebih bangga menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) ataupun tenaga kerja profesional di perusahaan-perusahaan besar, dibandingkan memilih terjun di dunia usaha dan menjadi seorang entrepreneur muda. Paradigma ini tentunya sangat memprihatinkan. Tidaklah heran bila sampai hari ini angka pengangguran sarjana di Indonesia jumlahnya terus bertambah.

Karenanya, untuk memancing tumbuhnya motivasi bisnis di benak para mahasiswa. Berikut ini kami informasikan beberapa langkah sukses memulai usaha sambil kuliah yang bisa dicoba para pemula yang berstatus sebagai mahasiswa.

1. Membangun mental entrepreneur
Meskipun sekarang ini mereka masih berstatus sebagai mahasiswa, namun jangan pernah minder dan takut untuk terjun di dunia usaha. Sebab, pada dasarnya semua bidang bisa Anda pelajari dari nol, termasuk juga ketika ingin belajar berwirausaha sejak duduk di bangku perkuliahan. Mulailah dengan memperkaya ilmu dan skill Anda melalui buku, majalah bisnis , mengikuti mata kuliah kewirausahaan yang ada di kampus Anda, mengikuti club maupun forum kewirausahaan di tempat kuliah Anda, mengikuti berbagai macam seminar maupun pelatihan bisnis , serta memperluas networking.

2. Tentukan peluang bisnis yang sesuai dengan modal
Ketika mental Anda mulai terbangun, langkah berikutnya yang perlu diperhatikan adalah memilih jenis usaha yang sesuai. Sesuai maksudnya yang sesuai dengan skill, passion, waktu luang, dan lain sebagainya. Contohnya saja seperti menjadi reseller produk, menjadi penulis artikel, membuat beragam  jenis aksesoris, memproduksi coklat, camilan, atau aneka macam makanan ringan, bisnis pulsa , menyediakan jasa penerjemah, jasa les privat, jasa servis komputer maupun handphone, jasa rental komputer, jasa pembuatan website, serta masih banyak lagi peluang bisnis mahasiswa lainnya yang memberikan keuntungan cukup besar bagi para pelakunya.
3. bagi waktu Anda sebaik-baiknya
Sebagai mahasiswa, tentunya sebagian besar waktu Anda akan tersita di bangku perkuliahan. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bila Andapun bisa merintis usaha kecil-kecilan di sela-sela jadwal kuliah Anda setiap hari. Yang terpenting, bijaklah dalam membagi waktu. Pisahkan waktu belajar Anda dengan waktu luang untuk merintis usaha. Misalnya saja ketika hari-hari kerja, gunakan waktu pagi hingga sore untuk fokus mengurus segala hal yang berhubungan dengan kuliah Anda. Sedangkan waktu malam hari atau ketika hari libur, optimalkan tenaga dan pikiran Anda untuk menciptakan ide kreatif baru guna mengembangkan bisnis sampingan yang Anda rintis.

4. aktif berpromosi di lingkungan sekitar
Untuk mendukung perkembangan bisnis yang dijalankan, setidaknya Anda bisa mulai berpromosi di lingkungan sekitar Anda. Contohnya saja dengan menginformasikan produk atau jasa Anda kepada teman-teman kuliah, teman kost, keluarga, saudara, dosen-dosen Anda, atau mempromosikan bisnis tersebut melalui situs pertemanan online (sebut saja seperti facebook, twitter, blog, google plus, dan lain sebagainya).

5. action dari sekarang
Setelah yakin dengan persiapan dan kemampuan yang Anda miliki, kini tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk menunda-nunda rencana bisnis yang telah dibuat dan segera merealisasikannya untuk mendapatkan untung besar setiap bulannya.

Yayasan "Al Umm": Jadwal Pengajian Rutin

Yayasan "Al Umm": Jadwal Pengajian Rutin: Di kota Barabai: 1. Jumat jam 16.30 bertempat di rumah M. Hasbi Ridhani dengan materi Sahih Fiqh Sunnah 2. Sabtu jam 16.30 bertempat di ru...

Thursday, May 9, 2013

Kata-kata motivasi Donald J Trump

“I like thinking big. If you’re going to be thinking anything, you might as well think big”

“If you hang out with a loser, you are a loser. Taken from The Apprentice.”

“Money was never a big motivation for me, except as a way to keep score. The real excitement is playing the game. ”

“In the end, you’re measured not by how much you undertake but by what you finally accomplish. ”

“Now, if your boss is a sadist, then you have a big problem. In that case, fire your boss and get a new job.”

“Show me someone without an ego, and I’ll show you a loser. ”

“Without passion, you don’t have energy; without energy, you have nothing. Nothing great in the world has been accomplished without passion. “

Sunday, May 5, 2013

CARA MEMBUAT DREAM BOOK #1

by; Rangga Umara


Dream Book sudah mengubah nasib jutaan org di seluruh Dunia, orang2 sukses yg saya kenal mereka jg rata2 memiliki Dream Book
Mereka menulis Impiannya dan Mereka tau persis harus Menuju Kemana
Banyak Pemimpi yg awalnya ditertawakan sampai dibilang GILA….Semua akhirnya bungkam setelah melihat mimpi2nya mewujud jadi KENYATAAN


  1. Bentuk Dream Book diseluruh dunia beda2, ada yg bentuknya Vision Board yg isinya gambar2
  2. Buat yg sdh bikin Dream Book boleh difoto & dimention ke sy….Tunjukan mimpimu pd semua orang….jgn Malu2, mulai dr SEKARANG!!
  3. Waktu msh tinggal sama ortu sy pernah tempel gambar2 impian saya, eh diturunin sm ortu, “jgn kebanyakan ngayal”..gt kata ortu sy
  4. Banyak orang yg Punya IMPIAN tp ngga tu bgmana cara MEWUJDKAN akhirnya cm jd Angan2
  5. Orng yg SUKSES tidak harus Pintar, tapi mereka memiliki Mimpi yg Besar, mereka mnjd Pintar karena pengalaman mereka
  6. Mungkin bnyk diantara kita yg sdh menulis Impian, tp akhirnya jd ngga yakin sm impiannya….kenapa? yok kita bahas
  7. baru nulis DB udh nulis gini, “Saya ingin penghasilan sy 1 Milyar/ Bln” atau “saya ingin sbuah mobil Ferari”…kira2 YAKIN ngga
  8. Nah kalo kita bacanya aja ngga Yakin gimana jd Termotivasi !! Kecepatan SUKSES itu berbanding lurus dengan Kecepatan KEYAKINAN kita
  9. Gimana caranya biar YAKIN?? ya mulai dari yg kecil dari yg sederhana, kdg kita maunya lgsg gede aja..
  10. Proses itu Hukum Alam….Jendral
  11. Segala sesuatu pasti beproses dari kecil menuju besar….kita juga jd BAYI dulu pan ngga mungkin ujug2 lahir kumisan
  12. mulai saja tulis dari hal2 yg kecil, misalnya merubah kebiasaan2 kita, merubah perkataan2 kita
  13. lalu mulai menulis apa yg kita inginkan, Bayangkan kita adalah org2 PASTI Sukses, Yakinlah
  14. lalu mulai menulis apa yg kita inginkan, Bayangkan kita adalah org2 PASTI Sukses, Yakinlah
  15. Carilah Model orng2 yg kita anggap Sukses…Mulailah berfikir seperti Mereka
  16. Bagaimana cara mereka berfikir & bagaimana mereka bersikap, skrng udh ada twitter lbh enak mantaunya…
  17. Org 2 Sukses di Twitter sebetulnya bukan cm ngigetin kita tp mrk jg ngingetin diri mereka sendiri
  18. Nah setelah hal2 kecil bisa merubah kebiasaan kita….mulailah mem benda kan impian atau materialisasi kan
  19. Dulu saya bikin impian pake gambar2, tp kadang gambarnya ngga bisa kebayang aslinya, jadinya agak kurang Yakin
  20. Nget inget semakin kita Yakin maka semakin cepat terwujud gimana caranya?
  21. Percayalah tidak ada yg bisa menghalangi Impian kita, kecuali diri kita sendiri
  22. Impian adalah Doa yg bisa merubah TAKDIR
  23. Seberapa besar Keyakinan kita trhdp Impian kitalah yg akan menentukan Takdir Kita
  24. Master Your Mind Design Your Destiny - Adam Khoo-
  25. Dream Book kita akan menjadi Saksi & Teman seperjalanan kita meraih mimpi
  26. Kenapa nulis Dream Book harus di Buku & ditulis tangan, bukan pk gadget dsb?
  27. Percayalah, Dream Book kita akan menjadi Buku Paling Indah di Dunia yg pernah kita Baca….kenapa?
  28. Dunia ini milik orang2 yg PERCAYA pdi keindahan Mimpi2nya -Eleanor Roosevelt-
  29. Dream Book kita ditulis oleh tangan kita sendiri, isinya impian2 kita sendiri, didlmnya bnyk2 kalimat2 motivasi yg kita plh sendiri
  30. Ngga peduli tulisan kita kaya ceker ayam dimata kita tetep Indah, krn bisa kita baca sendiri
  31. Saya ini dulu males2nya org, cm smngt di awal2nya aja, wktu awl bikn DB bkinnya di Kmputr dibagusin..kesininya bosen trus ga dilakuin lg
  32. kita juga kadang gitu kan semangat awal2nya aja udh gitu lupa….istilahnya “anget2 telor ayam”
  33. “If you work and stay focused on your dreams your success is 100% predictable” -Mitch Sala-
  34. itu dulu, jaman kuliah, dr wktu saya ikut MLM amway
  35. Tulis di Hal ke 2

  36. Temen2 yg ikutan MLM pasti udh pada tau Dream Book kan, MLM jg ikut ngebentuk saya jd bnyk Motivasi
  37. akhirnya Lela juga saya MLM in alias Franchise & saya Crown Ambasadornya….ciehhh
  38. Tips Nulis DB efektif & bisa jadi Kebiasaan
  39. yg Pasti mulai biasakan menulis…tulis apa saja yg MENYENANGKAN, ga ush panjang2 tar lama2 males bacanya, singkat tapi NANCEP
  40. Tulis nama kita segede GABAN dihalaman plg Depan, setiap liat nama itu, tanyakan sm diri kita…”Mau jadi apa tu yg Punya Nama?”
  41. Dihalaman kedua tulis Siapa KITA atau kita ingin spt apa? saya attach fotonya ya…sbtr

  42. Lalu tulis Apa yg kita inginkan, mulai dari kondisi kita dulu, kita ingin seperti apa? jgn ke Materi dulu
  43. Saya pelajari jg tentang Mind Maping-nya Toni Buzan dll, awalnya sy praktekin tp kesini2 jrg dipake lagi, Buat Versi kita sendiri
  44. Versi kita gpp yg sederhana tp yg penting KONSISTEN, dibikin bagus tp ngga konsisten PERCUMA
  45. ini foto berikutnya ya….mengenai objek lalu output yg kita inginkan atau kondisi ideal kita
  46. Tulis Objek & Output yg kita INGINKAN
  47. cara di no.46 tadi saya selalu pakai untuk memecahkan masalah….dan Alhamdulillah Efektif

Wednesday, May 1, 2013

Passion, Hobby & Money Honey

Ini adalah kisah inspiratif bagi saya:

"Lulus SMA, masuk kampus impian, lulus kuliah dari kampus impian, cari kerja, terus cari kerja, cari kerja terus, terus cari kerja terus sampe ada yang mau nerima kita di kantornya."
Buat kita yang udah pernah ngerasain hal diatas atau lagi ngejalanin hal diatas pasti pernah kepikiran "apa iya jalannya harus begitu?".
 
Saya pribadi udah pernah ngejalanin hal diatas dan udah icipin semuanya juga, lulus SMA, masuk UI, lulus, cari kerja, dapet kerjaan... eh keluar dari kerjaan untuk nerusin kuliah lagi karena kampus yang kemarin kekejarnya cuma sampe gelar D3, jadi sekarang lanjut lagi dikampus baru untuk ambil S1. Kuliah lagi setelah terbiasa dapet gaji bulanan yang lumayan wah adalah masalah baru untuk saya, karena udah sempet terbiasa dengan pola hidup sok asik layaknya fresh graduate yang duitnya banyak dan abis untuk foya-foya doang sekarang pas kuliah lagi saya harus puter otak buat tetep bisa hidup enak seperti saat masih kerja kantoran.
 
"Bagaimana kah caranya saya dapet uang jajan sebanyak gaji saya dulu tanpa minta duit orang tua?"
 
Alhamdulillah, ketika baru lulus D3 saya bikin onlineshop buat mengisi waktu luang nunggu panggilan kerja, karena saya pake kerudung jadi saya pilih jualan bertema fashion hijab dan kasih nama brand ini Kalila. Ilmu advertising yang saya sudah punya saya coba aplikasikan di Kalila, dari mulai cari nama brand, bikin personality brand, desain logo, desain materi promosi, bikin strategi pemasaran untuk di social media, desain booth pameran, jadi social media admin bahkan nentuin harga, pembukuan sampe proses produksi saya yang tanganin. Seiring berjalannya waktu, Kalila mulai dikenal sama orang-orang, lumayan satu tahun berlalu di fanpage Kalila sudah ada 1000-an likes. Cukup berkembang untuk bisnis kecil-kecilan yang dibuat untuk ngisi waktu luang dan cari uang jajan. Uang jajan nambah, ilmu advertising dari D3 kemarin juga terpakai dengan sempurna!
 
Selain Kalila, saya juga mencari cara lain untuk mendapatkan uang jajan tambahan supaya rekening tetep sebanyak waktu digaji dulu. Waktu itu saya datang ke salah satu seminar wirausaha dan ada satu booth yang menjual tas tangan dan dompet wanita, saya beli salah satu produk yang mereka jual dan ternyata kualitasnya bagus, harganya pun terjangkau sekali. Saya ngobrol dengan pemiliknya dan ternyata dia menawarkan sistem keagenan untuk brand tasnya, dengan membayar 50.000 saya bisa menjadi agen dari brand tersebut. Akhirnya saya membuat fanpage baru lagi dengan nama iBag Store, saya mulai memasarkan tas tangan dan dompetnya. Beberapa bulan iBag Store jalan ada tambahan dagangan lagi, kali ini dari sepupu saya yang memproduksi tas kulit model satchel. Modelnya keren, bahannya oke saya pun langsung jatuh cinta sama barang dagangan yang ini. Nambah deh dagangan di iBag Store, jadi tas tangan, dompet dan tas satchel kulit. Kalau fanpage ini jarang saya gembar-gembor karena niat hati buat naro dagangan aja, biar ga campur sama Kalila, soalnya saya ga suka kalau satu onlineshop menjual berbagai macam barang yang beda jurusan, kayak toserba gitu.
 
Sudah ada dua lahan garapan buat nyari uang jajan, tapi sebenernya ada lagi yang pengen saya bikin yaitu sarung bantal. Waktu itu saya ada tugas kampus design grafis, tugasnya bikin brand dengan nama "Lazy Sunday". Saya bikin Lazy Sunday Pillowcase untuk project saya, dan ternyata alhamdulillah nilainya bagus. Belakangan saya coba bikin sarung bantal ini, sekarang projectnya barengan sama mama saya. Percobaan pertama ada yang beli 2 orang, lumayan dari 6pcs sisa 2pcs. Analisa kurangnya minat pembeli karena dagangan saya yang satu ini aneh, belom ada pasarnya karena biasanya yang beli perlengkapan rumah adalah orang tua, bukan anaknya jadi saat ini Lazy Sunday belum saya kembangin lagi karena belum mateng mikirin strategi dan cari pasarnya.
 
Total saya punya tiga fanpage di social media ini, House of Kalila, iBag Store dan Hello Lazy Sunday. Ketiganya adalah tempat saya menyalurkan hobi jualan dan mendapatkan uang jajan untuk kuliah, kurang lebih 6 bulan saya ga kerja lagi dikantor dan rekening saya masih bisa nafas lega bahkan kadang lebih lega daripada waktu masih kerja dikantor.
 
Jadi sekarang pandangan saya udah ga "Lulus SMA, masuk kampus impian, lulus kuliah dari kampus impian, cari kerja dikantor." TAPI "Sambil kuliah, kumpulin modal, lulus kuliah, bikin bisnis sendiri". Pilihan kedua nampak lebih menyenangkan ya daripada pilihan pertama, tapi kalau memilih pilihan kedua kita harus siap mental kalau sewaktu-waktu income ga sebanyak biasanya, pengeluaran membludak gara-gara banyak barang reject dan segala resiko entrepreneur. Saya emang masih entrepreneur cemen belom ada apa-apanya sih, tapi saya punya tips dari pebisnis-pebisnis handal untuk temen-temen yang senasib sama saya.
  • DOA & Niat baik.
  • Kalau mau mulai berjualan, jangan terlalu banyak pertimbangan karena kalo kebanyakan pertimbangan yang ada ga jalan-jalan rencananya.
  • Jangan takut ambil resiko, karena keputusan yang kita ambil adalah latihan untuk mengasah intuisi dalam berbisnis.
  • Mulai bisnis ga harus dengan modal besar kok, modal kecil juga bisa tapi jangan ngarep untuk banyak juga kalau modal masih kecil.
  • Jangan ngarep langsung kaya, karena jd pebisnis itu awalnya pasti banyakan buntung daripada untung. Butuh pengorbanan lebih banyak daripada pegawai kantoran.
  • Jangan ciut kalau saingan banyak, makin banyak pesaing bikin kita makin kreatif buat bikin sesuatu yang beda dari yang lain.
  • SEMANGAT, SEMANGAT, dan SEMANGAT! Punya usaha sendiri itu harus punya tim hore-hore didalam diri kita supaya ga cepet bosen, cepet cape, cepet menyerah. Harus positive thinking supaya usahanya bisa maju. :)
 
Jadi, untuk kita semua yang lagi bingung mau dibawa kemana arah hidup abis kuliah silakan dipikirkan lagi pilihannya. Apakah mau jd pegawai kantoran yang kerjanya lembur mulu, naik pangkat lama tapi tiap bulan dapet gaji pasti atau jd entrepreneur yang kerjanya ga ada waktunya, modal lebih gede daripada jadi pegawai kantoran tapi kalau tekun dan semangat bisa dapet gaji sama kayak bos dikantoran? Semua pilihan ada ditangan kita masing-masing, jangan mudah dipengaruhi lingkungan sekitar, teman dan orang tua karena masa depan kita ya ada ditangan kita. :)