Wednesday, May 21, 2014
Friday, August 16, 2013
My Beloved Mom :)
Ibu adalah sesorang yang sangat berarti untuk kita, karena berkat beliau kita ada di dunia ini, semangat beliau dalam merawat kita sangatlah besar, sejak dikandungan beliau selalu menjaga kita, ketika dilahirkan susah payah mempertaruhkan nyawa sekali pun beliau lakukan demi kita, merawat kita dari kecil sampai sekarang ini, tentunya ini bukan pekerjaan yang mudah ! kasih sayang beliau tak akan tergantikan, lantas apakah kalian sudah membalasnya? membahagiakan ibu kita ? apakah anda pernah mengecewakan ibu kita ? jawab pertanyaan tersebut dalam hati. renungkanlah bahagiakanlah selagi beliau masih hidup.
Tuesday, July 9, 2013
Membuat Email Dengan Nama Domain Sendiri Dan Menghubungkannya Dengan Gmail (Gratis)
Menggunakan
alamat email yang menggunakan nama domain sendiri akan terlihat lebih
profesional dibandingkan bila kita menggunakan alamat email gratis
seperti gmail atau yahoo. Untuk kepentingan bisnis atau perusahaan tentu
akan lebih baik bila menggunakan alamat email dengan nama domain
sendiri. Sayangnya, menggunakan email dengan nama domain sendiri sedikit
merepotkan karena kita mesti masuk ke cpanel hosting terlebih dahulu.
Selain itu, tampilannya sangatlah tidak menarik.
Sebenarnya kita bisa memanfaatkan email client di komputer yang terhubung dengan email website. Di situ kita bisa melihat email yang masuk dan membalasnya secara langsung tanpa perlu login ke cpanel email hostingan. Kita tinggal menjalankan aplikasinya saja. Meski demikian, tetap saja ini merepotkan baik untuk setting dan lain-lainnya. Selain itu, fitur yang ditawarkan baik email client maupun email hostingan tidaklah sebanyak dengan Gmail.
Terimakasih kepada google. Beberapa akun email (multiple email account) bisa dikelola dan disatukan di akun Gmail kita, termasuk email yang menggunakan nama domain sendiri. Fitur ini tersedia gratis untuk pengguna Gmail dan untuk memanfaatkannya kita bisa melakukan beberapa pengaturan di Gmail dan hostingan. Tidak semua hostingan mendukung fitur ini, silahkan cek hostingan kamu masing-masing. Setau saya, hostingan seperti hostgator dan hawkhost bisa.
2. Silahkan login ke hostingan dan Gmail. Pertama, kita harus membuat alamat email dengan nama domain sendiri. Jika sudah silahkan langsung ke langkah no.3 di bawah. Pada cpanel hostingan cari menu pengaturan Email. Klik ‘Email Accounts’.

Pada jendela ‘Email Accounts’ masukkan id email yang dikehendaki misalnya namasaya@domainsaya.com. Isi password sesuai yang kamu inginkan. Setelah selesai silahkan klik ‘Create Account’.

3. Masih pada jendela ‘Email Accounts’ pada kolom Account @ Domain alamat yang kita sudah bikin akan muncul disini. Di samping alamat email silahkan klik ‘More’ lalu ‘Access Webmail’, masukkan password email. Untuk melihat email klik salah satu webmail software yang disediakan oleh hosting kamu.

4. Pada jendela Gmail, klik ‘Settings’ lalu klik tab ‘Accounts and Import’. Di bagian ‘Send mail as’ klik ‘Add another email address you own’. Akan muncul pop up menu, masukkan alamat email yang sudah kamu buat di hostingan. Ikuti petunjuk yang muncul. Silahkan masukkan code yang dikirim Google ke email hostingan untuk verifikasi. Kini kamu bisa mengirim email dari jendela Gmail menggunakan email dengan nama domain sendiri.

5. Agar email yang masuk ke email dengan nama domain sendiri muncul di Gmail dari jendela Webmail di hostingan klik ‘Fordwarding Options’, di kolom ‘Destination’ isikan alamat Gmail Anda lalu klik ‘Add Forwarder’.

6. Di jendela pengaturan Gmail, tab ‘Accounts and Import’. Pada bagian ‘Send mail as’ centang ‘Reply from the same address to which the message was sent’ sehingga email yang masuk di email nama domain sendiri bisa direply langsung menggunakan alamat tersebut, bukan alamat email default dari Gmail.
Dengan cara di atas, kini kamu bisa mengatur, menerima dan membalas email dengan nama hosting sendiri langsung dari Gmail. Selamat mencoba!
Sebenarnya kita bisa memanfaatkan email client di komputer yang terhubung dengan email website. Di situ kita bisa melihat email yang masuk dan membalasnya secara langsung tanpa perlu login ke cpanel email hostingan. Kita tinggal menjalankan aplikasinya saja. Meski demikian, tetap saja ini merepotkan baik untuk setting dan lain-lainnya. Selain itu, fitur yang ditawarkan baik email client maupun email hostingan tidaklah sebanyak dengan Gmail.
Terimakasih kepada google. Beberapa akun email (multiple email account) bisa dikelola dan disatukan di akun Gmail kita, termasuk email yang menggunakan nama domain sendiri. Fitur ini tersedia gratis untuk pengguna Gmail dan untuk memanfaatkannya kita bisa melakukan beberapa pengaturan di Gmail dan hostingan. Tidak semua hostingan mendukung fitur ini, silahkan cek hostingan kamu masing-masing. Setau saya, hostingan seperti hostgator dan hawkhost bisa.
Cara pengaturan email dengan nama domain sendiri agar terhubung dengan Gmail adalah:
1. Bikin email di Gmail jika belum punya.2. Silahkan login ke hostingan dan Gmail. Pertama, kita harus membuat alamat email dengan nama domain sendiri. Jika sudah silahkan langsung ke langkah no.3 di bawah. Pada cpanel hostingan cari menu pengaturan Email. Klik ‘Email Accounts’.
Pada jendela ‘Email Accounts’ masukkan id email yang dikehendaki misalnya namasaya@domainsaya.com. Isi password sesuai yang kamu inginkan. Setelah selesai silahkan klik ‘Create Account’.
3. Masih pada jendela ‘Email Accounts’ pada kolom Account @ Domain alamat yang kita sudah bikin akan muncul disini. Di samping alamat email silahkan klik ‘More’ lalu ‘Access Webmail’, masukkan password email. Untuk melihat email klik salah satu webmail software yang disediakan oleh hosting kamu.
4. Pada jendela Gmail, klik ‘Settings’ lalu klik tab ‘Accounts and Import’. Di bagian ‘Send mail as’ klik ‘Add another email address you own’. Akan muncul pop up menu, masukkan alamat email yang sudah kamu buat di hostingan. Ikuti petunjuk yang muncul. Silahkan masukkan code yang dikirim Google ke email hostingan untuk verifikasi. Kini kamu bisa mengirim email dari jendela Gmail menggunakan email dengan nama domain sendiri.
5. Agar email yang masuk ke email dengan nama domain sendiri muncul di Gmail dari jendela Webmail di hostingan klik ‘Fordwarding Options’, di kolom ‘Destination’ isikan alamat Gmail Anda lalu klik ‘Add Forwarder’.
6. Di jendela pengaturan Gmail, tab ‘Accounts and Import’. Pada bagian ‘Send mail as’ centang ‘Reply from the same address to which the message was sent’ sehingga email yang masuk di email nama domain sendiri bisa direply langsung menggunakan alamat tersebut, bukan alamat email default dari Gmail.
Dengan cara di atas, kini kamu bisa mengatur, menerima dan membalas email dengan nama hosting sendiri langsung dari Gmail. Selamat mencoba!
Thursday, July 4, 2013
@DanboCorner
Ingin Bisnis Sambil Kuliah? Inilah Kelebihan Dan Kekurangannya
Saya membaca blog seorang teman yang curhat bahwa dia mengundurkan diri dari bangku kuliah demi fokus menjalankan bisnis. Wow. Sebuah keputusan yang besar, dan biasanya topik ini cukup kontroversial. Ada yang setuju dan memberi contoh orang-orang yang sukses bisnis setelah DO dari kampusnya, namun ada juga yang mendorong untuk terus mengenyam pendidikan tinggi.
Memang kuliah atau tidaknya seseorang bisa jadi tidak berkaitan langsung dengan sukses-tidaknya dia. Bob Sadino tidak kuliah, tapi sukses berbisnis. Sandiaga Uno kuliah dan lulus dengan nilai terbaik, juga sukses bisnisnya.
“Kalau gitu, ga usah kuliah ah. Masih bisa sukses kan?”
Tentu bisa. Tapi sebelum Anda memutuskan untuk tidak kuliah atau mengundurkan diri dari kuliah, pertimbangkan dulu plus minus bisnis sambil kuliah berikut ini.
Kelebihan:
1. Pengembangan Pola Pikir
Benar bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Tapi jika Anda mengandalkan pengalaman pribadi, ingin selalu praktek dan mencoba semua hal sendiri untuk mendapatkan ‘guru terbaik’ ini, ongkosnya bisa sangat mahal. Tidak efisien dalam hal biaya dan waktu. Di kampus, mungkin Anda akan banyak menerima teori. Tapi teori inilah yang nantinya bisa mengembangkan pengetahuan Anda tentang kasus-kasus yang telah terjadi dan solusinya bagaimana. Anda juga dilatih untuk menganalisis dan hingga memprediksi tren masa depan seperti apa.Sebagai contoh, di kampus Anda bisa menemukan studi tentang teknik-teknik marketing baik yang ampuh maupun yang gagal. Dari sana, Anda akan mendapatkan referensi tentang bagaimana idealnya sebuah program marketing, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda dan kondisi saat ini.
2. Networking
Seperti yang diajarkan guru saya, carilah 2 jenis teman, teman yang kaya untuk dijadikan investor dan teman yang pintar untuk dijadikan manager di bisnis Anda. Nah, lingkungan kampus sangat ideal untuk ‘berburu’ teman-teman jenis ini. Anda juga bisa memperhatikan sendiri ‘track record‘ orang tersebut selama kuliah. Apalagi jika satu kelompok mengerjakan suatu tugas atau proyek, Anda bisa lebih mengenalnya dan mempertimbangkan dia untuk diajak berbisnis. Status mahasiswa juga mempermudah Anda untuk bertemu dengan tokoh-tokoh atau public figure yang menginspirasi Anda, misalnya melalui acara kampus.3. Akses ke Ilmu
Sebagai mahasiswa, Anda punya “kemewahan” untuk masuk perpustakaan dan meminjam sebanyak mungkin buku yang Anda perlukan, bisa mengikuti seminar/ workshop yang diadakan pihak kampus ekslusif untuk para mahasiswanya, bisa mengikuti lomba-lomba kewirausahaan dengan difasilitasi kampus, bahkan bisa diberi bimbingan dalam menciptakan bisnis dalam program semacam business incubator. Menyenangkan, bukan?Kekurangan :
1. Tidak Fokus
Ini pasti terjadi. Di dalam kelas, Anda malah berpikir harga bahan baku yang sedang naik. Lagi sibuk melayani pelanggan, pikiran mengarah pada tugas yang harus dikumpulin besok. Beruntunglah Anda yang bisa membagi waktu dan membagi pikiran dengan baik. Jika tidak, bersiaplah kehilangan salah satu. Bisnis yang mandeg, atau kuliah yang terganggu.2. Persoalan Biaya
Jika Anda berasal dari keluarga berada, biaya tidak akan menjadi soal. Tapi jika tidak, mengatur keuangan untuk kuliah dan bisnis bukanlah hal yang mudah. Anda harus disiplin, bisa memisahkan keuangan pribadi dan usaha, dan selalu berhemat.3. Demotivasi
Mahasiswa yang terbiasa menganalisis, bisa jadi over-analisis dan mungkin lebih takut menghadapi resiko bangkrut karena terlalu banyak menghitung-hitung. Apalagi jika yang bersangkutan mulai praktek bisnis dan gagal, belum lagi godaan tawaran bekerja di perusahaan bonafid. Bisa-bisa say good bye deh jadi pengusahanya.Jadi, mau mengundurkan diri dari kampus dan focus di bisnis, atau berbisnis sambil kuliah? pilihan di tangan Anda.
Wednesday, July 3, 2013
Penyakit itu bernama Berharap
oleh Jaya Setiabudi
Berharap dia berubah, ternyata tidak.
Berharap dia seperti yang dulu, ternyata berubah.
Berharap dia mencintaiku.
Berharap dia membalas kebaikanku.
Berharap dia mengerti isi hatiku.
Berharap dia kembali padaku.
Berharap dia selalu bersamaku.
Berharap dia seperti aku…
Berharap sedekahku berbalas instan.
Berharap budiku berbalas susu.
Berharap amalku mendatangkan rejeki.
Berharap ikhtiarku berbuah kaya.
BERHARAP memang memberikan MOTIVASI, selebihnya KEKECEWAAN…
Seperti air yang mengalir, menerima apa yang terjadi,
menetralisir sampah, kencing dan tahi…
Tidak berharap batu berpindah, namun melewati dengan senyum, sembari memeluknya…
Karena air tahu, tak ada yang abadi, hanya sebentar dilewati…
Berharap dia berubah, ternyata tidak.
Berharap dia seperti yang dulu, ternyata berubah.
Berharap dia mencintaiku.
Berharap dia membalas kebaikanku.
Berharap dia mengerti isi hatiku.
Berharap dia kembali padaku.
Berharap dia selalu bersamaku.
Berharap dia seperti aku…
Berharap sedekahku berbalas instan.
Berharap budiku berbalas susu.
Berharap amalku mendatangkan rejeki.
Berharap ikhtiarku berbuah kaya.
BERHARAP memang memberikan MOTIVASI, selebihnya KEKECEWAAN…
Seperti air yang mengalir, menerima apa yang terjadi,
menetralisir sampah, kencing dan tahi…
Tidak berharap batu berpindah, namun melewati dengan senyum, sembari memeluknya…
Karena air tahu, tak ada yang abadi, hanya sebentar dilewati…
Monday, June 10, 2013
10 Rahasia Sukses Orang Jepang
Jepang adalah negara yang sangat maju dan luar biasa. Bulan Agustus 1945 dua kota besar di Jepang, Hirosima dan Nagasaki terkena bom, dan disaat itu pula Indonesia merdeka. Faktanya Jepang mempunyai akselerasi yang lebih tinggi dibanding Indonesia untuk membangun dan memajukan negara. Tidak hanya itu, Jepang juga rawan akan bahaya tsunami dan gempa bumi yang sampai saat ini belum ada teknologi yang bisa memprediksi secara kurat kapan terjadinya. Hal inilah menjadikan Jepang menjadi salah satu kiblat dalam pembangunan, termasuk pembangunan karakter manusia.
Sesuatu yang ada hubungannya dengan negara Jepang memang menarik untuk dibicarakan. Budaya Jepang memang sedang diminati oleh kebanyakan anak muda saat ini. Banyak anak muda yang suka dengan anime jepang, film, drama Jepang (j-dorama), makanan, dan boy/girl band.
Berikut ini sepuluh rahasia sukses orang Jepang :
1. Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Setelah masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pemimpin yang terlibat korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Mereka malu terhadap lingkungan apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.
2. Mandiri
Sejak usia dini anak-anak dilatih mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa tiga tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Jika kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua dan nantinya akan dikembalikan.
3. Pantang menyerah
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen).
Akio Morita awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tape miliknya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).
4. Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.
5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.
6. Kerja keras
Bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai Jepang adalah 2450 jam/tahun. Sangat tinggi bila dibandingkan dengan Amerika yaitu 1957 jam/tahun, Inggris 1911 jam/tahun, Jerman 1870 jam/tahun dan Perancis 1680 jam/tahun. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di jepang dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.
7. Jaga tradisi, menghormati orang tua dan ibu rumah tangga
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.
8. Budaya baca
Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik). Sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca.
9. Hidup hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin Anda sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30, dan ternyata sebelum tutup itu pihak supermarket memotong harga hingga setengahnya.
10. Kerjasama kelompok
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi pekerjaan yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.
Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.
Sunday, June 9, 2013
Tuesday, June 4, 2013
5 Hal yang Membuat Mereka Resign
Dalam bekerja banyak faktor yang membuat kita betah tapi ada juga
faktor yang membuat kita tidak nyaman hingga akhirnya memutuskan untuk resign dari
pekerjaan kita saat ini. Mulai dari faktor subjektifitas hingga
persoalan sistem kerja yang kurang cocok. Berikut hal-hal yang bisa
menyebabkan seseorang resign dari kantornya.
1. Gaji yang Terlalu Kecil
Ini masalah dasar sebenarnya. Gaji merupakan salah satu tujuan utama kenapa orang bekerja. Gaji yang terlalu kecil tentu akan membuat orang berpikir berkali-kali apakah dia akan melanjutkan pekerjaannya atau tidak. Jika gaji yang diterima tidak sesuai dengan pekerjaannya maka pilihan biasanya jatuh kepada pilihan untuk berhenti dan mencari yang baru.
2. Load Kerja yang Terlalu Banyak
Load pekerjaan yang melampaui batas biasanya juga menjadi pertimbangan seseorang untuk mengajukan surat resign. Apalagi bagi mereka yang sudah berkeluarga, tentu ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Tapi jika pekerjaan menumpuk dan harus diselesaikan hingga larut malam dan berlangsung setiap hari, maka akan membuat orang akan berpikir dua kali untuk melanjutkan pekerjaannya atau mulai mencari yang baru.
3. Bukan Panggilan Jiwa
Setiap orang memiliki passion masing-masing. Banyak yang berhenti dari pekerjaannya karena tidak sesuai dnegan panggilan jiwanya. Walaupun penghasilan sudah menyentung “angka cukup” bahkan lebih, mereka tetap memutuskan berhenti dari pekerjaannya karena tidak sesuai dengan passion nya. Karena menjalankan apa yang menjadi panggilan jiwa akan memberi kebahagiaan batin bagi yang menjalankannya.
4. Perushaan Hampir Bangkrut
Ketidakjelasan masa depan perusahaan juga bisa memicu orang untuk berhenti dari pekerjaannya. Semua tentu ingin memiliki masa depan yang jelas. Jika perusahaan justru malah memberi sinyal akan mengalami kebangkrutan itu akan memberi kekhawatiran bagi para pegawai nya untuk mencari tempat baru untuk mengadu nasib.
5. Mendapat Tawaran yang Lebih Baik
Hidup adalah pilihan, semua manusia berhak memilih, begitu juga soal pekerjaan. jika kita sudah nyaman dengan pekerjaan sekarang tetapi tiba-tiba mendapat tawaran baru yang lebih baik entah itu dari segi penghasilan, jenis pekerjaan atau hal lainnya maka sah-sah saja jika kita memilih untuk berhenti dari pekerjaan saat ini.
1. Gaji yang Terlalu Kecil
Ini masalah dasar sebenarnya. Gaji merupakan salah satu tujuan utama kenapa orang bekerja. Gaji yang terlalu kecil tentu akan membuat orang berpikir berkali-kali apakah dia akan melanjutkan pekerjaannya atau tidak. Jika gaji yang diterima tidak sesuai dengan pekerjaannya maka pilihan biasanya jatuh kepada pilihan untuk berhenti dan mencari yang baru.
2. Load Kerja yang Terlalu Banyak
Load pekerjaan yang melampaui batas biasanya juga menjadi pertimbangan seseorang untuk mengajukan surat resign. Apalagi bagi mereka yang sudah berkeluarga, tentu ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Tapi jika pekerjaan menumpuk dan harus diselesaikan hingga larut malam dan berlangsung setiap hari, maka akan membuat orang akan berpikir dua kali untuk melanjutkan pekerjaannya atau mulai mencari yang baru.
3. Bukan Panggilan Jiwa
Setiap orang memiliki passion masing-masing. Banyak yang berhenti dari pekerjaannya karena tidak sesuai dnegan panggilan jiwanya. Walaupun penghasilan sudah menyentung “angka cukup” bahkan lebih, mereka tetap memutuskan berhenti dari pekerjaannya karena tidak sesuai dengan passion nya. Karena menjalankan apa yang menjadi panggilan jiwa akan memberi kebahagiaan batin bagi yang menjalankannya.
4. Perushaan Hampir Bangkrut
Ketidakjelasan masa depan perusahaan juga bisa memicu orang untuk berhenti dari pekerjaannya. Semua tentu ingin memiliki masa depan yang jelas. Jika perusahaan justru malah memberi sinyal akan mengalami kebangkrutan itu akan memberi kekhawatiran bagi para pegawai nya untuk mencari tempat baru untuk mengadu nasib.
5. Mendapat Tawaran yang Lebih Baik
Hidup adalah pilihan, semua manusia berhak memilih, begitu juga soal pekerjaan. jika kita sudah nyaman dengan pekerjaan sekarang tetapi tiba-tiba mendapat tawaran baru yang lebih baik entah itu dari segi penghasilan, jenis pekerjaan atau hal lainnya maka sah-sah saja jika kita memilih untuk berhenti dari pekerjaan saat ini.
Tuesday, May 21, 2013
Jadi Kura-kura Yuk!
kisah tentang mahasiswa
Kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) adalah tipe mahasiswa yang
sukanya pulang sehabis kuliah, karena ngga ada kesibukan. Mahasiswa tipe
ini seringkali merasa bahwa kuliah itu tidak boleh diganggu gugat
sehingga ia hanya fokus pada kuliah saja.
Kunang-kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring) adalah tipe mahasiswa
yang selesai kuliah sukanya nangkring/nongkrong bersama teman-teman.
Sebenarnya hal ini cukup positif, agar bisa bergaul dan bersosialisasi.
Namun jika terlalu sering dilakukan, jadinya bisa jadi tidak
bermanfaat.
Kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat) adalah tipe mahasiswa yang aktif
dan suka ikut organisasi atau kepanitiaan, sehingga sehabis kuliah
langsung rapat. Semakin banyak kegiatan yang diikuti, semakin banyak
rapat yang harus dihadiri.
Tipe mahasiswa yang manakah kamu ? Kupu-kupu, kunang-kunang, atau kura-kura?
Kalau kamu tipe kupu-kupu dan kunang-kunang, saya sarankan kamu untuk mulai belajar untuk jadi kura-kura! Kenapa begitu?
Dengan aktif di organisasi dan kepanitiaan, kamu akan mendapatkan
banyak pengalaman dan pelajaran yang bermanfaat. Kamu akan mengenal
banyak orang, memahami berbagai tipe orang, belajar bagaimana caranya
bekerja bersama rekan-rekan satu tim, cara mengatasi masalah, melatih
diri bertanggung jawab, melatih kepercayaan diri berkomunikasi dan
kepemimpinan. Pengalaman tersebut yang akan sangat berguna saat kamu
memulai bekerja atau mengabdi di masyarakat.
Memang bagi yang tidak terbiasa, hal itu akan terasa berat. Repot
sana-sini, mengikuti rapat ini itu, bahkan harus mengorbankan waktu
senggang demi acara atau organisasi. Tapi percaya deh sama saya, hal itu
bakal benar-benar worthed! Kamu akan punya segudang pengalaman yang
sangat berguna dan patut untuk dikenang.
Masih ada lagi manfaat lainnya. Di era seperti saat ini yang
kompetisinya semakin tinggi, semakin banyak fresh graduate yang berjuang
keras mendapatkan pekerjaan impian. Lalu apa yang membedakan kamu
dengan para pesaing lainnya? Tentu saja pengalaman berorganisasi!
Lulusan yang memiliki pengalaman berorganisasi dan nilai akademik yang
baik akan lebih dihargai dibandingkan lulusan yang nilai akademiknya
saja yang tinggi namun pengalamannya NOL besar.
Masih tidak percaya?
Tahun lalu, saya pernah mengikuti seleksi beasiswa dari sebuah
perusahaan multinasional yang berlokasi di kawasan Sunter, Jakarta. Lalu
kepala departemen HR di perusahaan tersebut sharing pengalaman beliau
menghadapi para fresh graduates yang apply pekerjaan di perusahaan
tersebut. Pernah ada seorang fresh grad yang nilainya nyaris sempurna
(IPK hampir mendekati 4.00) namun tidak bisa mengkomunikasikan ide
dengan baik. Fresh grad ini tidak memiliki pengalaman berorganisasi.
Ada pula seorang fresh grad lain, yang nilai akademiknya standar saja
(IPK sekitaran 3.00) namun memiliki banyak pengalaman organisasi,
sehingga ia bisa mengkomunikasikan ide dengan baik, dan terlihat
leadership skill nya. Fresh grad mana yang dipilih? Tentu saja yang
kedua!
Terkadang, bagi perusahaan, yang terpenting bukanlah seberapa bagus
nilai akademik kita, namun soft skill yang kita miliki. Karena
seringkali, ilmu yang kita dapatkan dari kelas di perkuliahan, tidak
sepenuhnya 100% digunakan di dunia nyata. Ngga hanya berlaku untuk kamu
yang ingin memiliki karir dengan bekerja di perusahaan saja, namun
pengalaman juga penting untuk kamu yang ingin jadi pengusaha! Dengan
pengalaman organisasi, tentu kamu akan memiliki leadership dan
management skill yang sangat bermanfaat dalam bisnis. Seorang bos tentu
harus lebih pintar dibanding pegawainya dong? Jangan sampai kamu kalah
pengalaman!
Mumpung masih muda, asahlah leadership skill dan soft skill lainnya
dengan bergabung di organisasi dan kepanitiaan! Galilah pengalaman
sebanyak-banyaknya dan jadilah individu yang kaya ilmu.
Jadi ‘kura-kura’ yuk!
Warmest Regards,
Sarah Fadillah Rahmadiani
YOT CA President University
Tuesday, May 14, 2013
Kisah inspiratif
20 tahun lebih menjadi guru di sebuah SMP /SMA di Jakarta, menjadi
penggerak niat mengubah cerita keseharian hidup dari seorang pegawai
menjadi seorang wirausaha. Bukan tidak puas atas apa yang sudah aku
peroleh selama ini tetapi lebih untuk mengasah kemampuan lain selain
kemampuan edukatif yang selama ini aku jalani selama ini. Selanjutnya
minat menjadi wirausaha ingin mencari kegiatan baru persiapan masa tua
karena tidak mungkin seumur hidup menjadi seorang guru.
Kebiasaan pagi berangkat mengajar mendengarkan siaran radio motivasi power of life yang disiarkan dari Sindo Radio (d/h Trijaya FM) termotivasi diri untuk lebih mengubah cara berpikir dari seorang pegawai menjadi seorang wirausaha. Dari sekian pembicara Bang Jay Teroris merupakan salah seorang inspirator kuat dalam diri untuk melakukan usaha, bukan bertanya berusaha apa?. Teror dari Bang Jay membawa saya ke dalam sebuah kegiatan Sekolah Monyet, yang produk pembelajarannya akan saya uraikan dibawah ini sebagai pelajaran pertama (Lesson One).
Wirausaha bukan merupakan kegiatan pertama kali aku lakukan namun wirausaha dengan serius mendapatkan bimbingan langsung dari orang yang berpengalaman adalah hal yang pertama.
Wirausaha pertama setelah pelajaran Sekolah Monyet adalah wirausaha budidaya ikan lele sangkuriang untuk konsumsi. Kenapa Ikan lele? Karena hampir setiap jalan di Jakarta, pada malam hari banyak ditemui pedagang pecel lele , pikiran ku pasti potensinya sangat besar kalau aku budidaya lele.
Untuk memulai budidaya ikan lele ternyata gak gampang walaupun aku memiliki latar belakang pendidikan yang dekat dengan dunia mahluk hidup, maka aku berusaha mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan lele, ternyata dunia ini sempit waktu mencari pelatihan lele ketemu dengan bapak Supardi Lee yang juga seorang motivator di Sindo Radio.
Dari hasil pelatihan langsung yang diperoleh tanpa banyak istirahat dan beprinsip langsung usaha, aku buat kolam percobaan dari wadah air bekas dan langsung memesan benih 1000 ekor, banyak orang bilang nekat 1000 ekor itu kalau berhasil menjadi 100 kg lebih ikan lele konsumsi. Udah kebayang berapa keuntungan yang diperoleh saat berkhayal itu ( 100 kg x Rp 13.000) wah …….
Saking semangatnya tiap pagi, siang dan sore kolam aku sambangi untuk melihat perkembangannya, pemberian pakan juga diperhatikan. Tapi ternyata bekerja dengan mahluk hidup tidak sama dengan bekerja dengan benda mati…..Masa sulit pun datang, 3 minggu usia bibit ternyata air kolam rusak dan berakibat bibit yang berjumlah ribuan ekor tidak tahan dan tiap hari aku memungut benih lele. Satu persatu lele mungil aku hitung dan hasilnya 75% benih ku mati karena kerusakan air kolam, bagaimana mau untung kalau benih mati sebanyak itu.Kegagalan bukan menjadi halangan untuk maju kata banyak orang…..Kata orang juga kegagalan dapat merubah nasib orang…….Nasib oh nasib. Kegagalan pertama dalam benih seribu memacu untuk membuat pembenihan berikutnya aku buat kolam yang 3 kali lebih besar dengan benih yang 2 kali lebih banyak wueeeh seru deh kalau gagal………..Persiapan kolam dimulai 10 hari pertama mengkompos kolam yang besarnya 30 meter persegi alhamdulilah berhasil dalam 10 hari kolam telah matang untuk ditebar benih. Langkah berikut pesan benih 2000 ekor langsung ditebar dan tinggal tunggu reaksinya ……. Sehari ditunggu benih aman melewati masa stressnya di lingkungan barunya , hari kedua mulai mau makan jentik di kolam , hari kelima mulai deh pada gak doyan makan pelet yang dikasih gak disentuh ternyata makanan yang dikasih itu ukurannya kebesaran lah jelas aja mulutnya kan gak muat. Ganti lagi pakan nya pergi lagi cari pakan yang cocok. Hari ke 7 alhamdulilah benih mulai semangat hidup makan banyak mudah-mudahan begitu seterusnya sampai masa panen ( 3 - 4 bulan).Mendekati masa panen semakin penasaran berapa target yang dapat dicapai kalau hitungan diatas kertas mencapai sekitar 200 kg tetapi sadar bekerja dengan mahluk hidup tidak seperti berhitung dengan Matematika yang hitungannya pasti.Ternyata benar hasil panen yang dicapai belum mancapai hitungan target dari 2000 benih baru mencapai 150 kg daging konsumsi artinya baru mencapai 75% dari rencana produksi, ternyata langkah kedua telah membalikan keadaan, dan kegagalan telah merubah kenyataan dari 75% benih gagal menjadi 75% benih mencapai target. Untung donk? Ternyata belum ! masih akan dilanjut dengan pelajaran-pelajaran berikutnya, kegagalan-kegagalan berikutnya sampai mendapat kebenaran yang sesungguhnya.Wasalam
Kebiasaan pagi berangkat mengajar mendengarkan siaran radio motivasi power of life yang disiarkan dari Sindo Radio (d/h Trijaya FM) termotivasi diri untuk lebih mengubah cara berpikir dari seorang pegawai menjadi seorang wirausaha. Dari sekian pembicara Bang Jay Teroris merupakan salah seorang inspirator kuat dalam diri untuk melakukan usaha, bukan bertanya berusaha apa?. Teror dari Bang Jay membawa saya ke dalam sebuah kegiatan Sekolah Monyet, yang produk pembelajarannya akan saya uraikan dibawah ini sebagai pelajaran pertama (Lesson One).
Wirausaha bukan merupakan kegiatan pertama kali aku lakukan namun wirausaha dengan serius mendapatkan bimbingan langsung dari orang yang berpengalaman adalah hal yang pertama.
Wirausaha pertama setelah pelajaran Sekolah Monyet adalah wirausaha budidaya ikan lele sangkuriang untuk konsumsi. Kenapa Ikan lele? Karena hampir setiap jalan di Jakarta, pada malam hari banyak ditemui pedagang pecel lele , pikiran ku pasti potensinya sangat besar kalau aku budidaya lele.
Untuk memulai budidaya ikan lele ternyata gak gampang walaupun aku memiliki latar belakang pendidikan yang dekat dengan dunia mahluk hidup, maka aku berusaha mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan lele, ternyata dunia ini sempit waktu mencari pelatihan lele ketemu dengan bapak Supardi Lee yang juga seorang motivator di Sindo Radio.
Dari hasil pelatihan langsung yang diperoleh tanpa banyak istirahat dan beprinsip langsung usaha, aku buat kolam percobaan dari wadah air bekas dan langsung memesan benih 1000 ekor, banyak orang bilang nekat 1000 ekor itu kalau berhasil menjadi 100 kg lebih ikan lele konsumsi. Udah kebayang berapa keuntungan yang diperoleh saat berkhayal itu ( 100 kg x Rp 13.000) wah …….
Saking semangatnya tiap pagi, siang dan sore kolam aku sambangi untuk melihat perkembangannya, pemberian pakan juga diperhatikan. Tapi ternyata bekerja dengan mahluk hidup tidak sama dengan bekerja dengan benda mati…..Masa sulit pun datang, 3 minggu usia bibit ternyata air kolam rusak dan berakibat bibit yang berjumlah ribuan ekor tidak tahan dan tiap hari aku memungut benih lele. Satu persatu lele mungil aku hitung dan hasilnya 75% benih ku mati karena kerusakan air kolam, bagaimana mau untung kalau benih mati sebanyak itu.Kegagalan bukan menjadi halangan untuk maju kata banyak orang…..Kata orang juga kegagalan dapat merubah nasib orang…….Nasib oh nasib. Kegagalan pertama dalam benih seribu memacu untuk membuat pembenihan berikutnya aku buat kolam yang 3 kali lebih besar dengan benih yang 2 kali lebih banyak wueeeh seru deh kalau gagal………..Persiapan kolam dimulai 10 hari pertama mengkompos kolam yang besarnya 30 meter persegi alhamdulilah berhasil dalam 10 hari kolam telah matang untuk ditebar benih. Langkah berikut pesan benih 2000 ekor langsung ditebar dan tinggal tunggu reaksinya ……. Sehari ditunggu benih aman melewati masa stressnya di lingkungan barunya , hari kedua mulai mau makan jentik di kolam , hari kelima mulai deh pada gak doyan makan pelet yang dikasih gak disentuh ternyata makanan yang dikasih itu ukurannya kebesaran lah jelas aja mulutnya kan gak muat. Ganti lagi pakan nya pergi lagi cari pakan yang cocok. Hari ke 7 alhamdulilah benih mulai semangat hidup makan banyak mudah-mudahan begitu seterusnya sampai masa panen ( 3 - 4 bulan).Mendekati masa panen semakin penasaran berapa target yang dapat dicapai kalau hitungan diatas kertas mencapai sekitar 200 kg tetapi sadar bekerja dengan mahluk hidup tidak seperti berhitung dengan Matematika yang hitungannya pasti.Ternyata benar hasil panen yang dicapai belum mancapai hitungan target dari 2000 benih baru mencapai 150 kg daging konsumsi artinya baru mencapai 75% dari rencana produksi, ternyata langkah kedua telah membalikan keadaan, dan kegagalan telah merubah kenyataan dari 75% benih gagal menjadi 75% benih mencapai target. Untung donk? Ternyata belum ! masih akan dilanjut dengan pelajaran-pelajaran berikutnya, kegagalan-kegagalan berikutnya sampai mendapat kebenaran yang sesungguhnya.Wasalam
Friday, May 10, 2013
Mulai Bisnis Dari Bangku Kuliah
Siapa bilang memulai usaha sambil kuliah itu merepotkan? Sampai hari ini
masih banyak orang yang berpikiran bahwa merintis sebuah usaha di
bangku perkuliahan hanya akan mengganggu konsentrasi belajar mahasiswa.
Pola pikir seperti ini tentunya kurang tepat, sehingga tidak ada
salahnya bila dari sekarang kita mulai memperbaiki mindset para
mahasiswa.
Selama ini para mahasiswa lebih bangga menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) ataupun tenaga kerja profesional di perusahaan-perusahaan besar, dibandingkan memilih terjun di dunia usaha dan menjadi seorang entrepreneur muda. Paradigma ini tentunya sangat memprihatinkan. Tidaklah heran bila sampai hari ini angka pengangguran sarjana di Indonesia jumlahnya terus bertambah.
Karenanya, untuk memancing tumbuhnya motivasi bisnis di benak para mahasiswa. Berikut ini kami informasikan beberapa langkah sukses memulai usaha sambil kuliah yang bisa dicoba para pemula yang berstatus sebagai mahasiswa.
1. Membangun mental entrepreneur
Selama ini para mahasiswa lebih bangga menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) ataupun tenaga kerja profesional di perusahaan-perusahaan besar, dibandingkan memilih terjun di dunia usaha dan menjadi seorang entrepreneur muda. Paradigma ini tentunya sangat memprihatinkan. Tidaklah heran bila sampai hari ini angka pengangguran sarjana di Indonesia jumlahnya terus bertambah.
Karenanya, untuk memancing tumbuhnya motivasi bisnis di benak para mahasiswa. Berikut ini kami informasikan beberapa langkah sukses memulai usaha sambil kuliah yang bisa dicoba para pemula yang berstatus sebagai mahasiswa.
1. Membangun mental entrepreneur
Meskipun sekarang ini mereka masih berstatus sebagai mahasiswa, namun
jangan pernah minder dan takut untuk terjun di dunia usaha. Sebab, pada
dasarnya semua bidang bisa Anda pelajari dari nol, termasuk juga ketika
ingin belajar berwirausaha sejak duduk di bangku perkuliahan. Mulailah
dengan memperkaya ilmu dan skill Anda melalui buku, majalah bisnis
, mengikuti mata kuliah kewirausahaan yang ada di kampus Anda,
mengikuti club maupun forum kewirausahaan di tempat kuliah Anda,
mengikuti berbagai macam seminar maupun pelatihan bisnis , serta memperluas networking.
2. Tentukan peluang bisnis yang sesuai dengan modal
2. Tentukan peluang bisnis yang sesuai dengan modal
Ketika mental Anda mulai terbangun, langkah berikutnya yang perlu
diperhatikan adalah memilih jenis usaha yang sesuai. Sesuai maksudnya
yang sesuai dengan skill, passion, waktu luang, dan lain sebagainya.
Contohnya saja seperti menjadi reseller produk, menjadi penulis artikel,
membuat beragam jenis aksesoris, memproduksi coklat, camilan, atau
aneka macam makanan ringan, bisnis pulsa
, menyediakan jasa penerjemah, jasa les privat, jasa servis komputer
maupun handphone, jasa rental komputer, jasa pembuatan website, serta
masih banyak lagi peluang bisnis mahasiswa lainnya yang memberikan keuntungan cukup besar bagi para pelakunya.
3. bagi waktu Anda sebaik-baiknya
Sebagai mahasiswa, tentunya sebagian besar waktu Anda akan tersita di
bangku perkuliahan. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bila
Andapun bisa merintis usaha kecil-kecilan di sela-sela jadwal kuliah
Anda setiap hari. Yang terpenting, bijaklah dalam membagi waktu.
Pisahkan waktu belajar Anda dengan waktu luang untuk merintis usaha.
Misalnya saja ketika hari-hari kerja, gunakan waktu pagi hingga sore
untuk fokus mengurus segala hal yang berhubungan dengan kuliah Anda.
Sedangkan waktu malam hari atau ketika hari libur, optimalkan tenaga dan
pikiran Anda untuk menciptakan ide kreatif baru guna mengembangkan
bisnis sampingan yang Anda rintis.
4. aktif berpromosi di lingkungan sekitar
4. aktif berpromosi di lingkungan sekitar
Untuk mendukung perkembangan bisnis
yang dijalankan, setidaknya Anda bisa mulai berpromosi di lingkungan
sekitar Anda. Contohnya saja dengan menginformasikan produk atau jasa
Anda kepada teman-teman kuliah, teman kost, keluarga, saudara,
dosen-dosen Anda, atau mempromosikan bisnis tersebut melalui situs pertemanan online (sebut saja seperti facebook, twitter, blog, google plus, dan lain sebagainya).
5. action dari sekarang
5. action dari sekarang
Setelah yakin dengan persiapan dan kemampuan yang Anda miliki, kini tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk menunda-nunda rencana bisnis yang telah dibuat dan segera merealisasikannya untuk mendapatkan untung besar setiap bulannya.
Yayasan "Al Umm": Jadwal Pengajian Rutin
Yayasan "Al Umm": Jadwal Pengajian Rutin: Di kota Barabai: 1. Jumat jam 16.30 bertempat di rumah M. Hasbi Ridhani dengan materi Sahih Fiqh Sunnah 2. Sabtu jam 16.30 bertempat di ru...
Thursday, May 9, 2013
Kata-kata motivasi Donald J Trump
“I like thinking big. If you’re going to be thinking anything, you might as well think big”
“If you hang out with a loser, you are a loser. Taken from The Apprentice.”
“Money was never a big motivation for me, except as a way to keep score. The real excitement is playing the game. ”
“In the end, you’re measured not by how much you undertake but by what you finally accomplish. ”
“Now, if your boss is a sadist, then you have a big problem. In that case, fire your boss and get a new job.”
“Show me someone without an ego, and I’ll show you a loser. ”
“Without passion, you don’t have energy; without energy, you have nothing. Nothing great in the world has been accomplished without passion. “
“If you hang out with a loser, you are a loser. Taken from The Apprentice.”
“Money was never a big motivation for me, except as a way to keep score. The real excitement is playing the game. ”
“In the end, you’re measured not by how much you undertake but by what you finally accomplish. ”
“Now, if your boss is a sadist, then you have a big problem. In that case, fire your boss and get a new job.”
“Show me someone without an ego, and I’ll show you a loser. ”
“Without passion, you don’t have energy; without energy, you have nothing. Nothing great in the world has been accomplished without passion. “
Sunday, May 5, 2013
CARA MEMBUAT DREAM BOOK #1
Dream Book sudah mengubah nasib jutaan org di seluruh Dunia, orang2 sukses yg saya kenal mereka jg rata2 memiliki Dream Book
Mereka menulis Impiannya dan Mereka tau persis harus Menuju Kemana
- Bentuk Dream Book diseluruh dunia beda2, ada yg bentuknya Vision Board yg isinya gambar2
- Buat yg sdh bikin Dream Book boleh difoto & dimention ke sy….Tunjukan mimpimu pd semua orang….jgn Malu2, mulai dr SEKARANG!!
- Waktu msh tinggal sama ortu sy pernah tempel gambar2 impian saya, eh diturunin sm ortu, “jgn kebanyakan ngayal”..gt kata ortu sy
- Banyak orang yg Punya IMPIAN tp ngga tu bgmana cara MEWUJDKAN akhirnya cm jd Angan2
- Orng yg SUKSES tidak harus Pintar, tapi mereka memiliki Mimpi yg Besar, mereka mnjd Pintar karena pengalaman mereka
- Mungkin bnyk diantara kita yg sdh menulis Impian, tp akhirnya jd ngga yakin sm impiannya….kenapa? yok kita bahas
- baru nulis DB udh nulis gini, “Saya ingin penghasilan sy 1 Milyar/ Bln” atau “saya ingin sbuah mobil Ferari”…kira2 YAKIN ngga
- Nah kalo kita bacanya aja ngga Yakin gimana jd Termotivasi !! Kecepatan SUKSES itu berbanding lurus dengan Kecepatan KEYAKINAN kita
- Gimana caranya biar YAKIN?? ya mulai dari yg kecil dari yg sederhana, kdg kita maunya lgsg gede aja..
- Proses itu Hukum Alam….Jendral
- Segala sesuatu pasti beproses dari kecil menuju besar….kita juga jd BAYI dulu pan ngga mungkin ujug2 lahir kumisan
- mulai saja tulis dari hal2 yg kecil, misalnya merubah kebiasaan2 kita, merubah perkataan2 kita
- lalu mulai menulis apa yg kita inginkan, Bayangkan kita adalah org2 PASTI Sukses, Yakinlah
- lalu mulai menulis apa yg kita inginkan, Bayangkan kita adalah org2 PASTI Sukses, Yakinlah
- Carilah Model orng2 yg kita anggap Sukses…Mulailah berfikir seperti Mereka
- Bagaimana cara mereka berfikir & bagaimana mereka bersikap, skrng udh ada twitter lbh enak mantaunya…
- Org 2 Sukses di Twitter sebetulnya bukan cm ngigetin kita tp mrk jg ngingetin diri mereka sendiri
- Nah setelah hal2 kecil bisa merubah kebiasaan kita….mulailah mem benda kan impian atau materialisasi kan
- Dulu saya bikin impian pake gambar2, tp kadang gambarnya ngga bisa kebayang aslinya, jadinya agak kurang Yakin
- Nget inget semakin kita Yakin maka semakin cepat terwujud gimana caranya?
- Percayalah tidak ada yg bisa menghalangi Impian kita, kecuali diri kita sendiri
- Impian adalah Doa yg bisa merubah TAKDIR
- Seberapa besar Keyakinan kita trhdp Impian kitalah yg akan menentukan Takdir Kita
- Master Your Mind Design Your Destiny - Adam Khoo-
- Dream Book kita akan menjadi Saksi & Teman seperjalanan kita meraih mimpi
- Kenapa nulis Dream Book harus di Buku & ditulis tangan, bukan pk gadget dsb?
- Percayalah, Dream Book kita akan menjadi Buku Paling Indah di Dunia yg pernah kita Baca….kenapa?
- Dunia ini milik orang2 yg PERCAYA pdi keindahan Mimpi2nya -Eleanor Roosevelt-
- Dream Book kita ditulis oleh tangan kita sendiri, isinya impian2 kita sendiri, didlmnya bnyk2 kalimat2 motivasi yg kita plh sendiri
- Ngga peduli tulisan kita kaya ceker ayam dimata kita tetep Indah, krn bisa kita baca sendiri
- Saya ini dulu males2nya org, cm smngt di awal2nya aja, wktu awl bikn DB bkinnya di Kmputr dibagusin..kesininya bosen trus ga dilakuin lg
- kita juga kadang gitu kan semangat awal2nya aja udh gitu lupa….istilahnya “anget2 telor ayam”
- “If you work and stay focused on your dreams your success is 100% predictable” -Mitch Sala-
- itu dulu, jaman kuliah, dr wktu saya ikut MLM amway
- Tulis di Hal ke 2
- Temen2 yg ikutan MLM pasti udh pada tau Dream Book kan, MLM jg ikut ngebentuk saya jd bnyk Motivasi
- akhirnya Lela juga saya MLM in alias Franchise & saya Crown Ambasadornya….ciehhh
- Tips Nulis DB efektif & bisa jadi Kebiasaan
- yg Pasti mulai biasakan menulis…tulis apa saja yg MENYENANGKAN, ga ush panjang2 tar lama2 males bacanya, singkat tapi NANCEP
- Tulis nama kita segede GABAN dihalaman plg Depan, setiap liat nama itu, tanyakan sm diri kita…”Mau jadi apa tu yg Punya Nama?”
- Dihalaman kedua tulis Siapa KITA atau kita ingin spt apa? saya attach fotonya ya…sbtr
- Lalu tulis Apa yg kita inginkan, mulai dari kondisi kita dulu, kita ingin seperti apa? jgn ke Materi dulu
- Saya pelajari jg tentang Mind Maping-nya Toni Buzan dll, awalnya sy praktekin tp kesini2 jrg dipake lagi, Buat Versi kita sendiri
- Versi kita gpp yg sederhana tp yg penting KONSISTEN, dibikin bagus tp ngga konsisten PERCUMA
- ini foto berikutnya ya….mengenai objek lalu output yg kita inginkan atau kondisi ideal kita
- Tulis Objek & Output yg kita INGINKAN
- cara di no.46 tadi saya selalu pakai untuk memecahkan masalah….dan Alhamdulillah Efektif
Wednesday, May 1, 2013
Passion, Hobby & Money Honey
Ini adalah kisah inspiratif bagi saya:
"Lulus SMA, masuk kampus impian, lulus kuliah dari kampus
impian, cari kerja, terus cari kerja, cari kerja terus, terus cari kerja
terus sampe ada yang mau nerima kita di kantornya."
Buat kita yang udah pernah ngerasain hal diatas atau lagi ngejalanin hal diatas pasti pernah kepikiran "apa iya jalannya harus begitu?".
Saya pribadi udah pernah ngejalanin hal diatas dan udah icipin semuanya juga, lulus SMA, masuk UI, lulus, cari kerja, dapet kerjaan... eh keluar dari kerjaan untuk nerusin kuliah lagi karena kampus yang kemarin kekejarnya cuma sampe gelar D3, jadi sekarang lanjut lagi dikampus baru untuk ambil S1. Kuliah lagi setelah terbiasa dapet gaji bulanan yang lumayan wah adalah masalah baru untuk saya, karena udah sempet terbiasa dengan pola hidup sok asik layaknya fresh graduate yang duitnya banyak dan abis untuk foya-foya doang sekarang pas kuliah lagi saya harus puter otak buat tetep bisa hidup enak seperti saat masih kerja kantoran.
"Bagaimana kah caranya saya dapet uang jajan sebanyak gaji saya dulu tanpa minta duit orang tua?"
Alhamdulillah, ketika baru lulus D3 saya bikin onlineshop buat mengisi waktu luang nunggu panggilan kerja, karena saya pake kerudung jadi saya pilih jualan bertema fashion hijab dan kasih nama brand ini Kalila. Ilmu advertising yang saya sudah punya saya coba aplikasikan di Kalila, dari mulai cari nama brand, bikin personality brand, desain logo, desain materi promosi, bikin strategi pemasaran untuk di social media, desain booth pameran, jadi social media admin bahkan nentuin harga, pembukuan sampe proses produksi saya yang tanganin. Seiring berjalannya waktu, Kalila mulai dikenal sama orang-orang, lumayan satu tahun berlalu di fanpage Kalila sudah ada 1000-an likes. Cukup berkembang untuk bisnis kecil-kecilan yang dibuat untuk ngisi waktu luang dan cari uang jajan. Uang jajan nambah, ilmu advertising dari D3 kemarin juga terpakai dengan sempurna!
Selain Kalila, saya juga mencari cara lain untuk mendapatkan uang jajan tambahan supaya rekening tetep sebanyak waktu digaji dulu. Waktu itu saya datang ke salah satu seminar wirausaha dan ada satu booth yang menjual tas tangan dan dompet wanita, saya beli salah satu produk yang mereka jual dan ternyata kualitasnya bagus, harganya pun terjangkau sekali. Saya ngobrol dengan pemiliknya dan ternyata dia menawarkan sistem keagenan untuk brand tasnya, dengan membayar 50.000 saya bisa menjadi agen dari brand tersebut. Akhirnya saya membuat fanpage baru lagi dengan nama iBag Store, saya mulai memasarkan tas tangan dan dompetnya. Beberapa bulan iBag Store jalan ada tambahan dagangan lagi, kali ini dari sepupu saya yang memproduksi tas kulit model satchel. Modelnya keren, bahannya oke saya pun langsung jatuh cinta sama barang dagangan yang ini. Nambah deh dagangan di iBag Store, jadi tas tangan, dompet dan tas satchel kulit. Kalau fanpage ini jarang saya gembar-gembor karena niat hati buat naro dagangan aja, biar ga campur sama Kalila, soalnya saya ga suka kalau satu onlineshop menjual berbagai macam barang yang beda jurusan, kayak toserba gitu.
Sudah ada dua lahan garapan buat nyari uang jajan, tapi sebenernya ada lagi yang pengen saya bikin yaitu sarung bantal. Waktu itu saya ada tugas kampus design grafis, tugasnya bikin brand dengan nama "Lazy Sunday". Saya bikin Lazy Sunday Pillowcase untuk project saya, dan ternyata alhamdulillah nilainya bagus. Belakangan saya coba bikin sarung bantal ini, sekarang projectnya barengan sama mama saya. Percobaan pertama ada yang beli 2 orang, lumayan dari 6pcs sisa 2pcs. Analisa kurangnya minat pembeli karena dagangan saya yang satu ini aneh, belom ada pasarnya karena biasanya yang beli perlengkapan rumah adalah orang tua, bukan anaknya jadi saat ini Lazy Sunday belum saya kembangin lagi karena belum mateng mikirin strategi dan cari pasarnya.
Total saya punya tiga fanpage di social media ini, House of Kalila, iBag Store dan Hello Lazy Sunday. Ketiganya adalah tempat saya menyalurkan hobi jualan dan mendapatkan uang jajan untuk kuliah, kurang lebih 6 bulan saya ga kerja lagi dikantor dan rekening saya masih bisa nafas lega bahkan kadang lebih lega daripada waktu masih kerja dikantor.
Jadi sekarang pandangan saya udah ga "Lulus SMA, masuk kampus impian, lulus kuliah dari kampus impian, cari kerja dikantor." TAPI "Sambil kuliah, kumpulin modal, lulus kuliah, bikin bisnis sendiri". Pilihan kedua nampak lebih menyenangkan ya daripada pilihan pertama, tapi kalau memilih pilihan kedua kita harus siap mental kalau sewaktu-waktu income ga sebanyak biasanya, pengeluaran membludak gara-gara banyak barang reject dan segala resiko entrepreneur. Saya emang masih entrepreneur cemen belom ada apa-apanya sih, tapi saya punya tips dari pebisnis-pebisnis handal untuk temen-temen yang senasib sama saya.
Jadi, untuk kita semua yang lagi bingung mau dibawa kemana arah hidup abis kuliah silakan dipikirkan lagi pilihannya. Apakah mau jd pegawai kantoran yang kerjanya lembur mulu, naik pangkat lama tapi tiap bulan dapet gaji pasti atau jd entrepreneur yang kerjanya ga ada waktunya, modal lebih gede daripada jadi pegawai kantoran tapi kalau tekun dan semangat bisa dapet gaji sama kayak bos dikantoran? Semua pilihan ada ditangan kita masing-masing, jangan mudah dipengaruhi lingkungan sekitar, teman dan orang tua karena masa depan kita ya ada ditangan kita. :)
Buat kita yang udah pernah ngerasain hal diatas atau lagi ngejalanin hal diatas pasti pernah kepikiran "apa iya jalannya harus begitu?".
Saya pribadi udah pernah ngejalanin hal diatas dan udah icipin semuanya juga, lulus SMA, masuk UI, lulus, cari kerja, dapet kerjaan... eh keluar dari kerjaan untuk nerusin kuliah lagi karena kampus yang kemarin kekejarnya cuma sampe gelar D3, jadi sekarang lanjut lagi dikampus baru untuk ambil S1. Kuliah lagi setelah terbiasa dapet gaji bulanan yang lumayan wah adalah masalah baru untuk saya, karena udah sempet terbiasa dengan pola hidup sok asik layaknya fresh graduate yang duitnya banyak dan abis untuk foya-foya doang sekarang pas kuliah lagi saya harus puter otak buat tetep bisa hidup enak seperti saat masih kerja kantoran.
"Bagaimana kah caranya saya dapet uang jajan sebanyak gaji saya dulu tanpa minta duit orang tua?"
Alhamdulillah, ketika baru lulus D3 saya bikin onlineshop buat mengisi waktu luang nunggu panggilan kerja, karena saya pake kerudung jadi saya pilih jualan bertema fashion hijab dan kasih nama brand ini Kalila. Ilmu advertising yang saya sudah punya saya coba aplikasikan di Kalila, dari mulai cari nama brand, bikin personality brand, desain logo, desain materi promosi, bikin strategi pemasaran untuk di social media, desain booth pameran, jadi social media admin bahkan nentuin harga, pembukuan sampe proses produksi saya yang tanganin. Seiring berjalannya waktu, Kalila mulai dikenal sama orang-orang, lumayan satu tahun berlalu di fanpage Kalila sudah ada 1000-an likes. Cukup berkembang untuk bisnis kecil-kecilan yang dibuat untuk ngisi waktu luang dan cari uang jajan. Uang jajan nambah, ilmu advertising dari D3 kemarin juga terpakai dengan sempurna!
Selain Kalila, saya juga mencari cara lain untuk mendapatkan uang jajan tambahan supaya rekening tetep sebanyak waktu digaji dulu. Waktu itu saya datang ke salah satu seminar wirausaha dan ada satu booth yang menjual tas tangan dan dompet wanita, saya beli salah satu produk yang mereka jual dan ternyata kualitasnya bagus, harganya pun terjangkau sekali. Saya ngobrol dengan pemiliknya dan ternyata dia menawarkan sistem keagenan untuk brand tasnya, dengan membayar 50.000 saya bisa menjadi agen dari brand tersebut. Akhirnya saya membuat fanpage baru lagi dengan nama iBag Store, saya mulai memasarkan tas tangan dan dompetnya. Beberapa bulan iBag Store jalan ada tambahan dagangan lagi, kali ini dari sepupu saya yang memproduksi tas kulit model satchel. Modelnya keren, bahannya oke saya pun langsung jatuh cinta sama barang dagangan yang ini. Nambah deh dagangan di iBag Store, jadi tas tangan, dompet dan tas satchel kulit. Kalau fanpage ini jarang saya gembar-gembor karena niat hati buat naro dagangan aja, biar ga campur sama Kalila, soalnya saya ga suka kalau satu onlineshop menjual berbagai macam barang yang beda jurusan, kayak toserba gitu.
Sudah ada dua lahan garapan buat nyari uang jajan, tapi sebenernya ada lagi yang pengen saya bikin yaitu sarung bantal. Waktu itu saya ada tugas kampus design grafis, tugasnya bikin brand dengan nama "Lazy Sunday". Saya bikin Lazy Sunday Pillowcase untuk project saya, dan ternyata alhamdulillah nilainya bagus. Belakangan saya coba bikin sarung bantal ini, sekarang projectnya barengan sama mama saya. Percobaan pertama ada yang beli 2 orang, lumayan dari 6pcs sisa 2pcs. Analisa kurangnya minat pembeli karena dagangan saya yang satu ini aneh, belom ada pasarnya karena biasanya yang beli perlengkapan rumah adalah orang tua, bukan anaknya jadi saat ini Lazy Sunday belum saya kembangin lagi karena belum mateng mikirin strategi dan cari pasarnya.
Total saya punya tiga fanpage di social media ini, House of Kalila, iBag Store dan Hello Lazy Sunday. Ketiganya adalah tempat saya menyalurkan hobi jualan dan mendapatkan uang jajan untuk kuliah, kurang lebih 6 bulan saya ga kerja lagi dikantor dan rekening saya masih bisa nafas lega bahkan kadang lebih lega daripada waktu masih kerja dikantor.
Jadi sekarang pandangan saya udah ga "Lulus SMA, masuk kampus impian, lulus kuliah dari kampus impian, cari kerja dikantor." TAPI "Sambil kuliah, kumpulin modal, lulus kuliah, bikin bisnis sendiri". Pilihan kedua nampak lebih menyenangkan ya daripada pilihan pertama, tapi kalau memilih pilihan kedua kita harus siap mental kalau sewaktu-waktu income ga sebanyak biasanya, pengeluaran membludak gara-gara banyak barang reject dan segala resiko entrepreneur. Saya emang masih entrepreneur cemen belom ada apa-apanya sih, tapi saya punya tips dari pebisnis-pebisnis handal untuk temen-temen yang senasib sama saya.
- DOA & Niat baik.
- Kalau mau mulai berjualan, jangan terlalu banyak pertimbangan karena kalo kebanyakan pertimbangan yang ada ga jalan-jalan rencananya.
- Jangan takut ambil resiko, karena keputusan yang kita ambil adalah latihan untuk mengasah intuisi dalam berbisnis.
- Mulai bisnis ga harus dengan modal besar kok, modal kecil juga bisa tapi jangan ngarep untuk banyak juga kalau modal masih kecil.
- Jangan ngarep langsung kaya, karena jd pebisnis itu awalnya pasti banyakan buntung daripada untung. Butuh pengorbanan lebih banyak daripada pegawai kantoran.
- Jangan ciut kalau saingan banyak, makin banyak pesaing bikin kita makin kreatif buat bikin sesuatu yang beda dari yang lain.
- SEMANGAT, SEMANGAT, dan SEMANGAT! Punya usaha sendiri itu harus punya tim hore-hore didalam diri kita supaya ga cepet bosen, cepet cape, cepet menyerah. Harus positive thinking supaya usahanya bisa maju. :)
Jadi, untuk kita semua yang lagi bingung mau dibawa kemana arah hidup abis kuliah silakan dipikirkan lagi pilihannya. Apakah mau jd pegawai kantoran yang kerjanya lembur mulu, naik pangkat lama tapi tiap bulan dapet gaji pasti atau jd entrepreneur yang kerjanya ga ada waktunya, modal lebih gede daripada jadi pegawai kantoran tapi kalau tekun dan semangat bisa dapet gaji sama kayak bos dikantoran? Semua pilihan ada ditangan kita masing-masing, jangan mudah dipengaruhi lingkungan sekitar, teman dan orang tua karena masa depan kita ya ada ditangan kita. :)
Monday, April 29, 2013
SYNTAX 2013
A. Give the names of the following constructions!
A child puts the books on the table
A child
puts the books on the table
the books on the table
on the table
the table
B. Analyze the following constructions based on their Word Phrase Category!
A child put the books on the table
The men in black and the women in white are the members of a forbidden organization.
The rich countries help the poor countries in the process of development.
C. 1. Relate inflectional and derivational suffixes to syntactical constructions!
Explanation and examples are needed to support your answers.
Mention 3 kinds of syntactic devices! And explain and give some examples!
D. For the following sentences, write the embedded sentences (sub clause) then draw the diagram trees
a. My mother said that we will have vacation.
b. That Aji came first is not a secret
c. It is ridiculous that he washes his own cars.
d. The person who answer this question will win $100
e. I gave my hat to the nurse who has been helping me.
A. Give the names of the following constructions!
A child puts the books on the table
A child
puts the books on the table
the books on the table
on the table
the table
B. Analyze the following constructions based on their Word Phrase Category!
A child put the books on the table
The men in black and the women in white are the members of a forbidden organization.
The rich countries help the poor countries in the process of development.
C. 1. Relate inflectional and derivational suffixes to syntactical constructions!
Explanation and examples are needed to support your answers.
Mention 3 kinds of syntactic devices! And explain and give some examples!
D. For the following sentences, write the embedded sentences (sub clause) then draw the diagram trees
a. My mother said that we will have vacation.
b. That Aji came first is not a secret
c. It is ridiculous that he washes his own cars.
d. The person who answer this question will win $100
e. I gave my hat to the nurse who has been helping me.
Thursday, April 25, 2013
9 Kata Bijak dari Jaya Setiabudi
Jaya Setiabudi, Meski usia masih 35 tahun, namun sukses berbisnis telah diraih di genggamannya.
Dengan kegigihan untuk berdiri di atas kaki sendiri,
kegagalan-kegagalan yang dialaminya tak membuat ia bergeming untuk
bertekad menjadi bos di perusahaan sendiri.Siapa menyangka jika pemuda yang dulunya dikenal sebagai anak bandel temyata sekarang bisa menjadi seorang pengusaha sukses.
Berikut sembilan kata bijak dari Jaya Setiabudi :
1. Semua orang punya keinginan, tapi tak banyak orang punya pencapaian. Musuh terbesar dalam mencapai tujuan adalah penundaan. -Jaya Setiabudi
2. Jika kita berharap sesuatu akan menyakitkan pada diri kita, maka hasilnya bisa benar-benar menyakitkan. -Jaya Setiabudi
3. Hidup kita tidak akan berubah denga mendengarkan/menonton seminar atau baca buku, tapi dengan mempraktikkannya. -Jaya Setiabudi
4. Mengajarkan bukan berarti kita tidak mau belajar. Kerendahan hati juga budaya yang patut ditularkan. -Jaya Setiabudi
5. Jangan pernah tunda sampai besok, apa yang bisa Anda kerjakan hari ini. -Jaya Setiabudi
6. Rasa sakit hanya untuk orang yang berhenti saat jatuh. -Jaya Setiabudi
7. Kesetiakawanan adalah barang langka, jangan terbeli, apapun bentuk & alasannya. -Jaya Setiabudi
8. Perbuatan baik yang dilakukan terus menerus akan menghasilkan sesuatu yang tak terduga. -Jaya Setiabudi
9. Saat emosional, kita tak berpikir rasional. Tundalah keputusan, daripada terjadi penyesalan. -Jaya Setiabudi
Wednesday, April 24, 2013
Sepuluh Insight Tentang Anak Muda
Ada tiga kelompok konsumen yang sekarang ini sangat mempengaruhi pasar, antara lain women, netizen, dan youth atau anak muda. Di antara ketiganya, anak muda memiliki keistimewaan tersendiri karena segmen ini adalah pasar masa kini dan juga pasar masa depan. Kemudian, populasi anak muda sekarang ini di Indonesia sangat besar. Ada sekitar 84 juta atau 39% anak muda dengan rentang usia antara 14-35 tahun.Dengan pasar yang sedemikian besar ini tentu saja menarik bagi marketer untuk menggarapnya. Hanya saja, perlu diingat bahwa karakter anak muda itu sangat dinamis dan selalu harus dengan perubahan. Untuk itu, marketer perlu mengetahui secara mendalam apa yang ada di segmen ini. Berikut insight yang ada di anak muda zaman sekarang yang dipaparkan oleh Joseph Kristofel, Research Manager MarkPlus Insight dalam Marketeers Dinner Seminar:
Pertama, anak muda sekarang jauh lebih berdaya secara ekonomi dibandingkan generasi sebelumnya. Artinya, daya beli kelompok ini sekarang lebih tinggi dari era sebelumnya.
Kedua, dibandingkan generasi sebelumnya, anak muda sekarang berani mengambil keputusan untuk menikah di usia muda. Dengan begitu, produk yang bisa diserap oleh segmen ini bukan saja produk lifestyle, namun juga produk-produk rumah tangga, dan produk bayi bila mereka sudah menikah dan punya anak.
Ketiga, dengan meningkatnya daya beli, alokasi untuk belanja produk-produk, seperti gadget, food & beverages juga meningkat. Kemudian, belanja untuk komunikasi pun bertambah dan bahkan menjadi salah satu kebutuhan pokok mereka.
Keempat, kelompok ini mulai meninggalkan media cetak. Mereka mencari informasi dan berinteraksi melalui internet.
Kelima, anak muda bahkan sudah bosan dengan portal-portal berita. Media sosial menjadi pilihan dalam mengupdate perkembangan dunia terkini.
Keenam, kelompok ini semakin tidak tertarik dengan komunitas-komunitas offline.
Ketujuh, dunia politik sekarang menjadi daya tarik kelompok anak muda. Jokowi menjadi salah satu inspirasi sebagian anak muda untuk terjun ke politik.
Kedelapan, kesadaran pada hidup sehat juga semakin tinggi di kelompok anak muda. Anak muda mulai berhenti merokok dan tidak atau berhenti minum-minuman keras.
Kesembilan, ada peningkatan di kalangan anak muda untuk berbelanja secara online. Alasan terbesar yang muncul adalah tidak perlu pergi ke toko lagi.
Kesepuluh, anak muda sekarang mulai sadar pada bahaya narkoba dan semakin besar yang menolak kehidupan seks bebas.
Subscribe to:
Posts (Atom)


